Jumat, 18 Juli 2014

Strategi Bekerjasama dengan Sponshor

Strategi Bekerjasama dengan Sponshor
Sponsor  menjadi istilah yang cukup dekat dengan penyelenggara kegiatan. Hampir di semua kegiatan  yang membutuhkan pendanaan besar tidak pernah melupakan pihak yang satu ini. Sponsor merupakan perorangan/instansi/perusahaan yang turut serta membantu memperlancar kegiatan dengan bentuk yang bisa dikonversikan dalam bentuk uang. Keberadaaan sponsor menjadi penting mengingat tidak semua kebutuhan kegiatan bisa diupayakan sendiri. Bahkan terkadang sponsor bisa menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan.
Untuk mendapat dana tunai dari sponsor mungkin agak sulit bagi kegiatan perdana atau bagi lembaga yang belum dikenal. Positioning sebuah kegiatan menjadi faktor penentu dalam menarik sponsor. Kegiatan yang sudah terkenal, berlangsung lama dan mempunyai reputasi yang bagus memiliki kecenderungan lebih mudah mendapatkan sponsor. Dalam hal ini keandalan bernegosiasi menjadi penting. Cara efektif untuk menyiasati itu salah satunya dengan melakukan barter. Lazimnya, calon sponsor akan lebih respect jika sponsorship dilakukan secara barter promosi.
Saat ini banyak sekali penyelenggara kegiatan masih melihat pencarian sponsor semata-mata sebagai aktivitas penggalangan dana untuk mendukung acara yang dibuat. Padahal kini sponsorship telah berubah menjadi sebuah bentuk kerjasama kemitraan pemasaran antara perusahaan penyelenggara kegiatan dengan perusahaan sponsor. Apabila kita tidak siap menjadi bagian dari jalinan kemitraan upaya pemasaran yang saling menguntungkan, kegiatan sponsorship yang kita bina akan gagal, mungkin saja kita berhasil mendapatkan sponsor, tapi akan gagal mempertahankan hubungan kerjasama untuk jangka panjang.
Saat ini pekerjaan untuk mencari sponsor telah berubah secara drastis. Hal ini dipicu terutama oleh meningkatnya harapan dari para sponsor. Mereka ingin kegiatan sponsorshipnya dapat dijadikan sebagai sarana untuk mencapai berbagai sasaran sekaligus, dengan mengintegrasikan sponsorshipnya ke dalam beragam aktivitas pemasaran lain. Mereka ingin sponsorshipnya benar-benar dapat menghubungkannya dengan pasar sasaran. Dalam jangka panjang, para sponsor tidak tertarik diasosiasikan dengan kegiatan yang disponsorinya. Mereka ingin membangun hubungan dengan pasar sasaran sampai pada tingkat hubungan personal, memperkuat hubungan tersebut dan menciptakan tingkat relevansi yang tidak dapat dicapai oleh media pemasaran seperti televisi, radio atau surat kabar.
Dengan demikian, tugas pencari sponsor telah berubah dari ibarat sebagai pengibar bendera menjadi pipa penyalur, dengan menawarkan beragam manfaat dan peluang yang dapat membantu sponsor mencapai tingkat hubungan tertentu dengan pasar sasarannya. Saat ini para sponsor juga mengharapkan agar kita membantu mereka memahami lebih mendalam mengenai para pengunjung acara yang kita selenggarakan. Mereka bukan sekedar ingin tahu tentang umur dan jenis kelamin para pengunjung, tetapi mereka juga ingin tahu mengapa orang-orang tersebut mau untuk datang ke acara kita, apa yang menjadi daya tarik utamanya. Para sponsor juga ingin dapat memperbaiki atau meningkatkan pengalamannya.
Ini berarti kita sebagai pencari sponsor dituntut bekerja lebih keras lagi. Sponsor dapat dengan mudah pindah ke berbagai kegiatan yang berbeda. Oleh karena itu, penyelanggara kegiatan tidak dapat mengandalkan pendapatan dari sponsor dalam bentuk bantuan dana. Model baru dari sponsorship didasarkan pada kemitraan. Sponsorship yang didasarkan pada kemitraan mampu memberikan beragam jenis hasil yang menyebabkan sponsor manapun sulit untuk meninggalkan kerjasama kemitraan tersebut.
Siapa saja yang berpeluang menjadi sponsor acara kita? Jawabannya adalah semua lembaga/perusahaan yang sedang membutuhkan promosi dan sedang mencari mitra kerjasama dalam mengerjakan program kerja perusahaan. Mari kita lihat peluang sponsor di 3 (tiga) sektor kehidupan:
a. Public sector
1)      Instansi pemerintahan memiliki alokasi anggaran untuk membantu meningkatkan kualitas masyarakat baik dalam hal fisik maupun non fisik. Tingkat kabupaten, propinsi maupun nasional.
2)      Pemerintah memiliki program kerja. Pada beberapa program kerja selalu melibatkan masyarakat sebagai partner
b. Private sector
1)      Penulis yang sedang mempromosikan tulisannya. Mengundang mereka biasanya free akomodasi dan transportasi
2)      Penerbit yang sedang mempromosikan buku terbitan terbarunya
3)      Perusahaan yang sedang promo produk baru
4)      Perusahaan yang sedang membuka kantor cabang baru
5)      Perusahaan memiliki Corporate Sosial Responsibility (CSR) ditujukan untuk kegiatan sosial dan non profit
6)      Bank memiliki dana-dana sosial untuk pemberdayaan masyarakat
7)      Setiap perusahaan selalu memiliki anggaran dana promosi
8)      Perusahaan yang sedang berkembang dan akan melakukan ekspansi pasar
9)      Perusahaan teman satu organisasi
3. Third sector
1)      Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah. Lembaga sosial non profit memiliki alokasi anggaran berbagai macam bidang garap. Caranya aksesnya dengan menjadi mitra kerja.
2)      Lembaga Sosial memiliki program kerja dan pada beberapa program membutuhkan kerjasama dengan pihak lain
Bentuk-bentuk kerjasama yang bisa dilakukan dengan pihak sponsor adalah sebagai berikut :
  1. Bantuan dana berupa uang tunai
  2. Barter produk dengan media promosi : radio, koran, majalah, televisi
  3. Support pembicara.  Bisa jadi pembicara diambilkan dari lembaga sponsor atau sponsor bertanggung jawab mencarikan pembicara dari lembaga jaringannya sponsor
  4. Support  akomodasi (hotel/cathering)
  5. Potongan harga misal percetakan, cathering
  6. Souvenir misal  kaos, kenang-kenangn
  7. Kerjasama program melaluia MoU
  8. Diskon produk perusahaan
Saat kita ingin bekerjasama dengan orang lain tentunya harus saling membutuhkan. Seperti yang sudah disampaikan di awal, bahwa pihak sponsor selalu menginginkan manfaat bukan sebaliknya. Oleh karena itu, anda juga perlu tau apa saja yang dipertimbangkan oleh sponsor dan bagaimana caranya agar sponsor tertarik dengan kegiatan yang anda kerjakan. Perlu diperhatikan beberapa hal ini :
  1. Siapa yang akan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Hal ini sangat penting, karena kredibilitas penyelenggara akan mempengaruhi keputusan pemberi sponsor. Jika penyelenggara sudah pernah membuat suatu kegiatan dan kegiatan tersebut berakhir dengan sukses maka pihak sponsor tidak segan-segan untuk memberikan bantuan, baik berupa produk maupun dana.
  2. Jenis Kegiatan. Hal ini berkaitan dengan pengambilan keputusan pihak sponsor apakah kegiatan yang dilakukan akan berkaitan erat dengan produk yang dihasilkan sponsor. Sebagai contoh, kegiatan seminar tentang pengobatan herbal dapat disponsori oleh perusahaan jamu atau minuman herbal. Seminar berkorelasi positif terhadap budaya masyarakat untuk mengkonsumsi produk perusahaan dan perusahaan berkesempatan untuk memberikan produk knowledge. Sedangkan perusahaan properti atau perusahaan mobil mewah mungkin tidak begitu tertarik untuk mendanai kegiatan semacam ini.
  3. Peserta dan penonton. Pihak sponsor akan tertarik, jika jumlah perkiraan peserta dan penonton serta target penonton dicantumkan di dalam proposal. Jumlah keduanya akan menjadi target pemasaran bagi para sponsor untuk memperkenalkan atau memasarkan produk mereka.
  4. Media yang digunakan sebagai sarana publikasi. Apa yang diingan sponsor, itu yang diberikan. Saat ini pihak sponsor rata-rata menginginkan produknya bisa dikenal oleh masyarakat bukan? Oleh karena itu, sediakan sarananya. Bisa publikasi visual, audio atau audio visual. Media visual bisa berupa spanduk rentang, backdrop, baliho, pamflet, flyer, rontek. Bisa juga dalam bentuk audio seperti radio atau audio visual seperti televisi.
Salah satu perangkat vital dalam bekerja sama dengan sponsor adalah proposal. Proposal memberikan gambaran tentang kegiatan yang akan dilaksanakan. Proposal yang baik adalah yang bisa menjelaskan secara terperinci dan utuh bahkan meski tanpa penjelasan dari penyelenggara kegiatan.
Coba bayangkan diri Anda seorang CEO atau Direktur Pemasaran dari sebuah perusahaan. Dimana Anda duduk di sebuah dalam ruangan khusus Anda. Didepan Anda ada meja kerja yang dilengkapi dengan komputer dan disisi lain ada tumpukan kertas yang bukan lain adalah tumpukan proposal pengajuan kerjasama yang perlu Anda pelajari dan diambil keputusan, mana yang akan ditindaklanjuti. Dalam kondisi ini, kira-kira proposal seperti apa yang akan Anda ambil dari puluhan proposal yang ada ? “proposal yang menarik”, “proposal yang unik”, dan “proposal yang tidak terlalu tebal”.
Proposal sponsor setidaknya bisa memuat konsep 5 W &  1 H : What, Why, When, Where, Who, dan How. Selain itu perlu diperhatikan beberapa materi penting seperti dibawah ini:
  1. Tujuan diselenggarakan acara
  2. Keterangan mengenai acara
  3. Alasan mengapa memerlukan sponsor
  4. Media yang akan dipakai untuk mempromosikan acara
  5. Schedule dan action plan acara
  6. Apa yang bisa diberikan oleh pihak penyelenggara kepada pihak sponsor sebagai ganti sponsorship yang diberikan. Berikan contoh-contohnya. Misalnya pencantuman logo di banner, lebih baik dibuatkan contoh design banner dengan logo sponsor yang bersangkutan, atau mungkin anda bisa menyediakan waktu khusus selama beberapa menit untuk mereka mempromokan kegiatan mereka.
  7. Lampiran gambar, video atau kliping koran dari kegiatan- kegiatan yang pernah dilakukan.
  8. Sertakan contact person dari kegiatan tersebut, yang mengerti dengan baik tentang detail acara tersebut.
Menyampaikan proposal saja belum cukup untuk membuat calon sponsor tertarik. Karena proposal yang masuk bukan hanya milik kita saja. Selalu ada persaingan untuk mendapatkan kerjasama dengan pihak sponsor. Bisa jadi dalam 1 bulan ada 5-10 proposal yang masuk untuk meminta kerjasama sponsorship. Oleh karena itu perlu cara lain untuk meyakinkan calon sponsor agar bersedia bekerjasama dengan kita.
Setiap orang lebih percaya kepada orang yang sudah dikenal daripada orang yang belum dikenal. Apalagi orang-orang yang memiliki kesan positif. Demikian juga dengan calon sponsor, mereka akan melihat siapa orang yang merekomendaikan. Jadi sebelum menghubungi calon sponsor, cari informasi siapa orang yang dikenal oleh calon sponsor dan bisa bisa memberikan rekomendasi. Dengan demikian setidaknya 50 % keberhasilan sudah di tangan.
Calon sponsor juga perlu diyakinkan dengan tatap muka secara langsung. Caranya adalah dengan presentasi. Cara ini fungsinya untuk meyakinkan kepada calon sponsor bahwa kegiatan kita memang pantas untuk didukung dan kebutuhan promosi produk mereka dapat terpenuhi. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan presentasi sebagai berikut :
  1. Buat janji dengan calon sponsor. Usahakan bisa bertemu langsung dengan pimpinan perusahaan/cabang perusahaan.
  2. Kuasai bahan dan bersiaplah untuk menerima penolakan dan kritikan sebelum mendapat sambutan positif. Apapun kegiatan yang anda selenggarakan, yakinkan itu adalah kegiatan yang terbaik.
  3. Datang tepat waktu dan lakukan komunikasi informal dengan penerima tamu. Sampaikan identitas organisasi dan berikan kartu nama.
  4. Berlatih sebelum waktu presentasi
  5. Berpakaian yang rapi dan pantas
  6. Sediakan satu kopi proposal untuk pihak sponsor
  7. Singkat, menarik dan padat, presentasi tidak perlu terlalu detil, karena detil acara sudah ada didalam proposal. Pada waktu persentasi sebaiknya lebih ditekankan pada personal approach dan lebih menerangkan hal-hal yang menitikberatkan pada kepentingan pihak sponsor daripada pihak penyelenggara kegiatan.
  8. Tinggalkan nomor telepon yang mudah dihubungi oleh pihak sponsor (kalo bisa kartu nama).
  9. Tanyakan kapan bisa di-follow up. Setelah itu follow up via telephon.
Setelah kesepakan kerjasama tercapai, tepati janji pada pihak sponsor pada waktu penyelenggaraan kegiatan. Berikan yang terbaik kepada pihak sponsor sehingga tidak ada yang merasa dikecewakan. Ini karena akan berkaitan dengan image lembaga penyelenggara. Sebisa mungkin undanglah mereka untuk datang ke acara kita, biasanya hal tersebut akan membuat kita lebih baik di mata mereka.
Berikan laporan setelah kegiatan dan cantumkan semua bukti-bukti kegiatan dan pelaksanaan janji kepada sponsor dan jangan lupa untuk menyertakan bukti seperti foto dari logo mereka di banner, spanduk, dsb. Hal terakhir ini sangat penting, karena kebanyakn kita, habis manis sepah dibuang. Tidak memberikan laporan setelah mendapat dana atau barang. Sekali lagi jangan lakukan hal itu!! Berilah Laporan kegiatan dan sebaiknya anda beraudiensi dengan pihak sponsor tentang jalannya kegiatan tersebut. Ucapkan terimakasih kepada mereka, minta waktu luang untuk sekedar berkunjung. Buatlah kesan positif kepada sponsor, dan jangan berfikir kerjasama hanya dilakukan saat itu saja.  Sampaikan program – program lain yang memungkinkan untuk dikerjasamakan dengan pihak sponsor. Dengan demikian maka anda sudah mendapatkan mitra kerjasama jangka panjang.
Keterangan :
1 Makalah ini ditulis untuk materi dalam acara Pelatihan Public Relation pada tanggal 26 Juli 2010 di gedung Ki Hajar Dewantoro FISE UNY
2 Penulis adalah Marketing PT. ISES Consulting Indonesia, Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konsultan managemen UKM dan  LKM serta penjualan software keuangan

Rabu, 09 Juli 2014

contoh tata tertib musyawarah besar

BAB I
NAMA, WAKTU, dan TEMPAT
Pasal 1
Nama
Kegiatan ini bernama MUSYAWARAH BESAR XXIII yang disingkat MUBES XXIII himpunan mahasiswa jurusan pendidikan matematika
Pasal 2
Waktu dan Tempat
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 juli 2013 di kampus unismuh makassar
BAB II
KEDUDUKAN
Pasal 3
MUSYAWARAH BESAR (MUBES XXIII) HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKAadalah  pengambilan keputusan tertinggi di Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika
BAB III
PENANGGUNG JAWAB
Pasal 4
Penanggung jawab Musyawarah Besar XXIII (MUBES XXIII) adalah penhgurus HMJ Pendidikan Matematika, dan Panitia sebagai pelaksana harian

Selasa, 08 Juli 2014

Dasar Pemikiran Proposal

DASAR PEMIKIRAN

            Pendidikan merupakan salah satu unsur pendukung terhadap kelayakan sumber daya manusia demi terciptanya pembangunan nasional. Derap langkah pembangunan selalu diupayakan seirama dengan tuntunan zaman. Perkembangan zaman selalu memunculkan persoalan-persoalan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Sebagai civitas akademika khususnya mahasiswa calon pendidik perlu jeli dalam mengkaji permasalahan-permasalahan pokok pendidikan, keterkaitan antara pokok pendidikan tersebut, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangannya dan masalah-masalah aktual serta cara penanggulangannya.

Mengenai problematika pendidikan di Indonesia jika ditinjau dari kualitasnya masih terasa sangat rendah. Gambaran ini tercermin dari beragamnya persoalan pendidikan yang makin rumit. Mulai dari kualitas siswa yang masih rendah, pengajar kurang profesional, biaya pendidikan yang mahal, bahkan aturan Undang-Undang Pendidikan yang kurang terarah.

Kondisi ideal dari sebuah sekolah sebagai wadah pembinaan dari pendidikan formal seharusnya memilki fasilitas yang memadai, staf pengajar yang berkompetensi, sistem administrasi dan birokrasi yang baik, serta kurikulum yang tepat. Mutu pendidikan yang berkualitas sangat dipengaruhi pula oleh perhatian  pemerintah itu sendiri. Berbagai upaya telah banyak dilakukan namun hasilnya seperti tidak nampak dan seakan jalan di tempat. Hal tersebut disebabkan pengimplementasiannya yang kurang merata sehingga hasilnya hanya dirasakan oleh sebagian kalangan saja.

Salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan kembali di wujudkan dengan hadirnya kurikulum 2013 yang akan diterapkan pada tahun ajaran 2013. Meskipun ini belum menjadi jaminan peningkatan kualitas pendidikan yang dimaksud. Akan tetapi hal ini adalah salah satu solusi dari berbagai persoalan pendidikan di Indonesia.
Telah banyak kritikan dan kata tidak setuju tentang munculnya kurikulum 2013, namun ini akan tetap dijalankan oleh pemerintah sebagai komitmen dari sebuah keyakinan dengan berbagai pertimbangan yang cukup matang. Kurikulum 2013 yang tidak lain adalah pengembangan dari kurikulum terdahulu yang lahir dari penelitian dan pengamatan yang  cukup lama telah mengisyaratkan tercapainya kompetensi yang berimbang antara sikap, keterampilan dan pengetahuan dengan cara pembelajaran yang holistik dan menyenangkan.
Salah satu langkah peningkatan mutu pendidikan dari pemerintah ini tidak akan berjalan sesuai dengan harapan jika seyogyanya ini kurang dipahami oleh masyarakat terkhusus kepada pendidik yang akan menerapkan secara langsung kepada anak didik tentang kurikulum 2013 itu sendiri. Maka dari itu, dipandang perlu diadakan sosialisasi secara merata tentang kurikulum 2013 agar bisa dipahami dan dipraktekkan oleh tenaga pendidik pada waktunya. Penyelesaian masalah pendidikan ini tidak seharusnya di atasi dari pemerintah saja namun butuh dukungan dari semua pihak yang terkait.


            Mengingat hal di atas, maka kami dari HMJ Pendidikan Matematika FKIP Unismuh Makassar ikut serta berpartisipasi dalam mensosilisasikan kurikulum 2013 melalui kegiatan Seminar Nasional dengan tema ‘Strategi Pembelajaran Matematika yang Efektif dalam Menyonsong Kurikulum 2013’. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mensosialisasikannya serta memberikan pemahaman lebih terhadap mahasiswa dan guru terkait kurikulum 2013, terkhusus pada mata pelajaran matematika. Selain itu, dari kegiatan ini diharapkan lahir civitas akademik yang inovatif, responsif ,kreatif ,terampil, dan berdaya saing, serta dapat bertidak kooperatif melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

contoh proposal penyelesaian study


Nomor             : Istimewa
Lampiran         : 1 (Satu) Eksampelar
Hal                  : Permohonan Bantuan Penyelesaian Study


Kepada Yth :
Bupati Kab. Takalar
Cq. Dinas Pendidikan
Di –
Takalar

Assalamu ‘alaikum wr. wb

Salam silaturrahim semoga aktifitas kita sehari-hari selalu dalam lindungan Allah SWT, Amin…

Dalam rangka Proses penyelesaian Studi yang sedang saya jalani di Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH) Makassar, pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan Program Study Pendidikan Matematika yang saat ini masih mengalami kendala biaya. Oleh karena itu melalui surat permohonan ini, saya sangat mengharapkan dukungan moril dari Bapak, untuk dapat membantu saya demi terwujudnya Penyelesaian Studi di maksud. Sebagai bahan pertimbangan Bapak, saya lampirkan berupa :

1.      Foto copy KTP
2.       Foto Copy Kartu Mahasiswa
3.      Bukti Pembayaran Semester
4.       Surat Keterangan aktif kuliah dari Dekan
5.      Lembar pengesahan judul skripsi
6.      Transkip Nilai dari Semester 1 (satu) sampai semester berjalan
7.      Surat Keterangan Ekonomi Lemah
8.      Fhoto Copy Biodata/Identitas Diri/Pas Photo 3 x 4
9.      Draf Proposal

Demikian surat Permohonan ini dibuat, dan atas bantuannya diucapkan terima kasih.

Fastabiqul Khaerat                                                    
Wassalamu ‘alaikum wr. wb



Takalar, 07 Juli 2014

Yang Bermohon,



Edi Surahman
NIM: 10536 3879 10



A. Dasar Pemikiran

Pendidikan merupakan kewajiban bagi setiap individu untuk menjalaninya, disamping itu juga Pendidikan juga adalah sebuah proses usaha melestarikan, mengalihkan, serta mentransformasikan nilai-nilai kebudayaan dalam segala aspek dan jenisnya kepada generasi penerus. Tugas dan fungsi pendidikan adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat dan berilmu sesuai dengan misi lembaga pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang religius, berkemampuan ilmiah, terampil dan profesional sehingga dapat memenuhi tuntutan perubahan dan tatanan kehidupan masyarakat yang berdasarkan pada sumber daya manusia yang akuntabilitas dan kompetitif.
Berkaitan dengan hal tersebut dalam mewujudkan insan Paripurna yang memiliki intelektual ketinggian, religiusitas, profesionalitas, dan produktifitas tersebut, maka intsrumen yang paling menentukan demi terwujudnya insan-insan peripurna dimaksud adalah melalui sarana pendidikan.
Dalam proses pendidikan itu tentu saja membutuhkan biaya yang sangat besar sehingga banyak pelajar atau mahasiswa yang tidak mampu menyelesaikan pendidikan yang sedang dijalaninya karena hanya persoalan biaya. Salah satu fenomena keterbatasan finansial tersebut adalah yang kami alami saat ini.
Olehnya itu, untuk mencapai tujuan tersebut, mendorong Pemohon untuk mengajukan Permohonan Bantuan Dana Kepada Bapak.
B.   Tempat Pendidikan
Tempat pendidikan kami saat ini di Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) Makassar, Sulawesi Selatan, semester 8 (Delapan) pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Matematika.
 C.     Rekapitulasi Anggaran.
NO
KEBUTUHAN
JUMLAH BIAYA
1.
SPP/BPP
              Rp.754.000
2.
Buku Referensi Proposal
              Rp. 300.000
3.
Proposal
              Rp. 500.000      
4.
Skripsi
Rp. 1.000.000
5.
Wisuda
Rp. 1.500.000
J U M L A H
Rp. 4.054.000
D. Penutup
Demikianlah Project Proposal Permohonan Bantuan Dana  ini dibuat oleh Pemohon, sebagai salah satu bahan pertimbangan Bapak. Dengan harapan kami semoga mendapat tanggapan positif dari Bapak, dan atas bantuannya diucapkan terima kasih.
Takalar, 07 Juli  2014
Yang Bermohon,



Edi Surahman
NIM: 10536 3879 10

SURAT  PERNYATAAN PERTANGGUNG JAWABAN 

Bismillahirrahmanirrahim
Saya yang  bertanda tangan di bawah ini bahwa :
Nama                  :  Edi Surahman
TTL                    :  Pattallassang, 08 Juli 1993
NIM                   :  10536 3879 10
Alamat               :  Dsn. Bontolebang, Ds. Moncongkomba, Kec. Pol-Sel
                     Fakultas             :  Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Program Studi    :  Pendidikan Matematika

Sesungguhnya dengan ini saya menyatakan siap menyelesaikan study tahun ini dan apabila pernyataan diatas tidak sesuai dengan harapan maka saya siap mengembalikan bantuan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Takalar.

Demikian Pernyataan ini dibuat dengan sadar dan penuh tanggung jawab  untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Wassalamualaikum wr. wb


                                                                                        Takalar, 07 Juli 2014

                                                                                        HORMAT SAYA




                                                                                        Edi Surahman
                                                                                                Nim: 10536 3879 10




SURAT  PERNYATAAN SIAP MENGABDI

Bismillahirrahmanirrahim
Saya yang  bertanda tangan di bawah ini bahwa :
Nama                  :  Edi Surahman
TTL                    :  Pattallassang, 08 Juli 1993
NIM                   :  10536 3879 10
Alamat               :  Dsn. Bontolebang, Ds. Moncongkomba, Kec. Pol-Sel
                     Fakultas             :  Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Program Studi    :  Pendidikan Matematika

Sesungguhnya dengan ini saya menyatakan setelah proses  penyelesaikan study tahun ini berakhir,  maka saya siap mengabdi di Kabupaten Takalar.

Demikian Pernyataan ini dibuat dengan sadar dan penuh tanggung jawab  untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Wassalamualaikum wr. wb


                                                                                                                         Takalar, 07 Juli 2014

                                                                                                                            HORMAT SAYA




                                                                                                                        Edi Surahman
                                                                                                                        Nim: 10536 3879 10



SURAT  PERNYATAAN BUKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)

Bismillahirrahmanirrahim
Saya yang  bertanda tangan di bawah ini bahwa :
Nama                  :  Edi Surahman
TTL                    :  Pattallassang, 08 Juli 1993
NIM                   :  10536 3879 10
Alamat               :  Dsn. Bontolebang, Ds. Moncongkomba, Kec. Pol-Sel
                     Fakultas             :  Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Program Studi    :  Pendidikan Matematika

Sesungguhnya dengan ini saya menyatakan bahawa saya tidak terdaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil pada instansi manapun.

Demikian Pernyataan ini dibuat dengan sadar dan penuh tanggung jawab  untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Wassalamualaikum wr. wb


                                                                                                                         Takalar, 07 Juli 2014

                                                                                                                            HORMAT SAYA




                                                                                                                        Edi Surahman
                                                                                                                        Nim: 10536 3879 10
























BIODATA DIRI


Nama                  :  Edi Surahman
TTL                    : Pattallassang, 08 July  1993
NIM                   :  10536 3879 10
Alamat               :  Dsn. Bontolebang, Ds. Moncongkomba, Kec. Pol-Sel.
Kampus             : Universitas Muhammadiyah Makassar
                     Fakultas             :  Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Jurusan               :  Pendidikan Matemaika



                                                                                                                        Takalar, 07 Juli 2013

                                                                                                                        HORMAT SAYA




                                                                                                                        EDI SURAHMAN

                                                                                                                              NIM: 10536 3879 10